Selasa, 12 November 2013

Abu Na'as Dan Baju Jemuran

Langit mendung tapi tidak turun hujan , abu naas bergegas pulang cepat  cepat dari warung , karena teringat baju cucian yang di rumah .
Langit mendung tapi tidak turun hujan , abu naas bergegas pulang cepat
cepat dari warung , karena teringat baju cucian yang di rumah .
Melihat mendung yang semakin gelap abu naas berlari sampai lupa minum
dan bayar kopi yang di pesan . Jika nanti bajunya basah maka malam ini
dia sudah tidak punya cadangan baju lagi .

Ibu penjual kopi teriak teriak... "Oe... Kopinya di bayar dulu... "
, abu naas tidak mendengar dia melanjutkan pulang sambil berlari
kencang... Wus.... , sandal putus tak terasa , padahal sandal jepit
itu baru saja di beli , duar... Duar.... Suara petir mengiringi abu
naas , semakin nambah bingung abu naas.

Setelah sampai di rumah dia langsung menuju jemuran , tapi yang dia
dapati ternyata di luar dugaan , Mendung kembali cerah dan hujanpun
tidak jadi turun , namun Baju abu naas berhamburan di tanah di injak
injak ayam... jadi kotor semua .

Merasa bersalah kenapa dia lali menjepit bajunya saat di jemur ,
dengan sabar dia mengambil baju tersebut untuk di cuci lagi . Saat dia
sedang mencuci mendadak ada warga datang ke rumah abu naas .

Warga marah , karena menganggap abu naas , menipu penjual kopi ,
pasalnya abu naas tidak bayar kopi yang di pesan . Untungnya keadaan
bisa di kendalikan dengan adanya bapak Rt yang kebetulan sedang jalan
di depan rumah abu naas . terjadilah diskusi . Abu Naas di nyatakan
bersalah karena tidak bayar kopi dan dia harus di hukum dengan
membayar kopi jadi dua kali lipat . Abu na'as setuju , dia sanggup
membayar denda tersebut , tapi saat abu naas , ingin membayar ternyata
uang di kantongnya hilang....

Warga marah lagi dan tidak terima , namun bisa di redakan , karena
ternyata denda tersebut bisa di hutang, akhirnya masalah selesai , abu
naas punya hutang dengan warung kopi tadi .

Saat warga beranjak pulang , abu naas melihat sandalnya yang putus di
jalan di pakai pemilik warung tadi , dia diam saja , keesokan harinya
dia juga dengar kabar bahwa uangnya di temukan oleh orang juga yang
tidak lain adalah pemilik warung kopi tersebut . Abu Na'as mecoba
minta uang dan sandalnya , tapi pemilik warung malah menjerit jerit...
Katanya Di aniaya oleh abu na'as , warga datang berhamburan untuk
memberi pertolongan . Abu naas lari ketakutan , saat berlari dia jatuh
, dan langsung di gebuki oleh warga .

Karena terlalu parah lukanya maka abu na'as di bawa ke rumah sakit .

 
TOP