ABU NAWAS

ABU NA'AS JADI ORANG SUKSES

ABU NA'AS JADI ORANG SUKSES
Berawal dari tekanan ekonomi yang sebenarnya memang sudah sangat minim , istilah gaulnya , Abu Na'as itu sudah miskin dari lahir , hidup serba kekurangan dan lain sebagainya , serta kondisinya yang serba tak beruntung seperti orang lain di sekitarnya , maka keadaan Abu Na'as kali ini semakin tambah parah .

Pingin jadi kuli bangunan di jakarta , pikirnya pekerjaan sebagai kuli bangunan adalah pekerjaan yang mudah dan tanpa modal kecuali badan sehat dan tenaga . Namun ternyata pekerjaan tersebut di jalani tak bebrapa lama abu na'as jatuh sakit , karena memaksa diri untuk angkat semen yang beratnya melebihi berat badanya , akhirnya abu na'as pulang kampung , bayaran sebagai kuli tidak cukup untuk berobat , abu na'as pulang tanpa hasil dan malah menanggung hutang .

Sampai di kampung , setelah beberapa waktu abu na'as sakit , dia mulai berfikir mencari pekerjaan yang sekiranya menghasilkan tanpa ganggu kesehatan , akhirnya abu na'as mencoba pinjam modal ke saudarnya , tapi tidak di beri karena uangnya baru saja untuk membeli sebuah rumah , mobil, tv dan dvd serta habis untuk pergi wisata ke bali, raja ampat dan lain sebagainya , malah kata saudaranya tersebut kini sedang mencari ongkos untuk memberi belanja kepada istri muda .

Abu Na'as tetap santai dan bisa menerima alasan saudaranya tersebut , bahkan dia merasa kasihan dengannya , sambil berangan angan , andai dia punya uang maka saudaranya akan di bantu . Dia melanjutkan pulang dengan jalan kaki .

Sepulang dari rumah saudaranya dia masih terus berfikir , kepada siap dia pinjam uang, mau jual ayam , ayamnya sudah habis buat beli hp android yang akhirnya rusak . Dia duduk sebentar , sambil melamun... dan berandai andai jika saja ada orang mau meminjamkan uangnya untuk usaha .

Di tengah lamunanya abu na'as sedang bekenalan seorang gadis anak si mata wayang saudagar kaya , kemudian dia pacaran , terus nikah, terus punya anak , punya rumah, punya mobil,punya sawah dan lain sebagainya . Abu Na'as hidup bahagia dengan keluarganya , ke sana kemari di hormati orang , abu na'as sering mengadakan kunjungan ke panti asuhan untuk memberi bantuan , sering silaturrahmi ke orang orang miskin untuk memberi beras , usaha abu na'as lancar dan semakin besar . Hingga suatu ketika abu na'as pulang dari perusahaan , dia duduk santai sama istri dan anak anaknya . di saat santai tadi ternyata ada anaknya yang sedang mainan korek api di dapur , korek api tadi menyulut tabung elpiji dan meledak , anaknya meninggal, rumahnya terbakar,istrinya ikut terjebak saat menolong anaknya , abu na'as gugup dan menjerit minta tolong.... Tolong.....Tolong..... Dalam waktu singkat orang pada berdatangan menolong abu na'as , tapi bukan untuk memadamkan api , namun untuk meniramkan air ke abu na'as sambil bilang . Mas bangun mas.... Mas... Bangun , bangun....
Advertisement
Advertisement