Senin, 11 November 2013

ABU NA'AS NAGIH JANJI

Kisah petualangan abu na'as
Suatu saat abu na'as kenal seorang gadis yang menurutnya sudah cantik bak bidadari , walau menurut temanya gadis itu memiliki badan gembrot melebihi rata rata, rambutnya juga keriting , kulitnya item ga begitu kuning serta suaranya besar seperti suara seorang pria , namun abu na'as cinta .

Karena abu na'as merasa sudah mendapatkan apa yang di inginkan yaitu mendapat seorang gadis sebagai pendamping hidupnya , maka abu na'as berfikir untuk semakin giat bekerja dan bayaranya di tabung untuk pesta pernikahan serta memberi mas kawin kepada calon istrinya .

Yank... Aku mau bekerja ke malaysia , katanya di sana banyak pekerjaan dengan bayaran lumayan , mudah mudahan lancar ya ? kamu tunggu aku datang , nanti jika aku pulang kamu akan aku lamar . Kata abu na'as...

Hiyooowww.... heyank... Hwati hwati di jwalan... Akwu slalwu mendoakan... Mudah mudahan lancar , jawab kekasihnya .

Pagi pagi abu na'as bergegas berangkat ke malaysia yang konon bersama beberapa orang temanya , setelah sampai malaysia abu na'as langsung bekerja , bayaran yang dia dapatkan dia tabung . Sebulan dua bulan berlalu ... Pekerjaan abu na'as lancar , uangnya sudah lumayan . Namun abu tetap konsekuean , tetap nabung.

Dua tahun jalan , tiba saatnya abu na'as pulang kampung , dengan banyak uang banyak , dia ngebayangkan jika nanti sampai kampung dia akan belikan emaknya baju baru , dia akan medandani rumahnya , dia akan beli sawah dan dia akan melamar gadis pujaanya .

Setelah perjalanan jauh , akhirnya abu na'as sampai juga di kampung halamanya , tapi tak ada sambutan meriah dari keluarganya , karena ada tetangganya sedang meninggal dunia suasana kampung jadi sepi karena pada takziah . kini saatnya abu manuju rumah dan ketemu emak tersayang , abu di peluk di cium sama emaknya , penuh tangis haru karena anak di mata wayangnya telah tiba .


Abu na'as langsung memberikan hadiah baju baru , makanan enak , dan uang kepada emaknya , abu juga ingin membangun rumahnya , dan mengisinya dengan perabot rumah tangga . Emak abu naas bahagia , sambil berdo'a , mudah mudahan kamu bahagia nak... Maafkan orang tuamu yang tak bisa memberi apa apa ?

Setelah beberapa hari di rumah , kini tiba saatnya abu na'as melamar gadis pujaanya , abu dan emaknya belanja perkakas lamaran , mulai dari buah buahan , perlengkapan sholat , kalung dan cincin emas untuk mas kawin dan lain sebagainya .

Kini saatnya abu naas menuju rumah gadis pujaan , dalam hatinya dia ingin segera ketemu gadis tadi , bagaimana keadaanya , bagaimana perkembanganya dan lain sebagainya hingga nanti kalau nikah , jadi manten,punya anak dan punya cucu .

Di tengah lamunanya yang membumbung tinggi , tak terasa abu na'as sudah sampai rumah calon mertua , tapi betapa kagetnya abu saat melihat gadis pujaanya sudah berbadan dua . Tanpa pikir panjang , akhirnya abu naas memberanikan diri untuk masuk rumah .

Abu Na'as : Assallamualaikum...
Gadis : Waalaikum salam... Oh abu....
Abu Na'as : iya yank.....
Gadis : Kapan datang
Abu : sudah seminggu
Gadis : kenapa ga kabar kabar
Abu : Masih ngurusi emak dan belanja perlengkapan lamaran untuk pernikahan kita , seperti janji kita dulu
Gadis : Langsung kaget , dan menangis , Mahafkan Sayah Abuh... Hakuh sekahrang hudah hada hyang huya... , Saat kau pergi kerja , orang tuaku keburu menerima mantuh , habu...
Abu Na'as tertunduk dia sesaat kemudian dia tarik nafas...dalam dalam...
Suasan hening beku sepi .

 
TOP