Abu Na'as

[LGBT] ANTARA PENYAKIT KELAINAN ,FENOMENA KEHIDUPAN DAN TREND GAYA HIDUP

[LGBT] ANTARA PENYAKIT KELAINAN ,FENOMENA KEHIDUPAN DAN TREND GAYA HIDUP
LGBT ( Lesbian,Gay,Biseksual dan TransGender ) . Akhirnya masuk juga ke negeri 1001 masalah , setelah sebelumnya Marak di negeri-negeri yang sering jadi rujukan ilmiah,pergaulan dan gaya hidup generasi muda dan tua negeri 1001 masalah ini , negeri mana lagi kalau bukan negeri Mamarika,Rispa dan tetangganya . Jauh sebelum ada pro dan kontra sebenarnya masalah ini sudah di prediksi . Entah cepat atau lambat negeri ini akan mengalami hal yang sama dengan apa yang di alami negeri sebelah tersebut . Sekali lagi harap maklum , ya memang seperti itu keadaanya . Negeri 1001 masalah itu sukanya barang import , jangankan soal teknologi elektronik dan otomotif , kurikulum pendidikan saja import , budaya juga import . Tak perlu heran kalau Pro Dan Kontra ini masuk , maklum , mungkin ini juga termasuk salah satu penyaluran bakat import , walaupun itu berupa masalah .

Taruhlah di awal 2016 ini , permasalahn LGBT nyaris mencuat begitu dahsyatnya , karena adanya prilaku dari komunitas yang mendukung LGBT agar mendapatkan legalitas hukum di negeri 1001 masalah .  Agar di negeri ini memperbolehkan Lelaki Nikah Dengan Lelaki , Perempuan Nikah Dengan Perempuan , Bahkan lebih jauh lagi Manusia Boleh Nikah dengan Hewan dan Boleh Gonta Ganti Kelamin . ( Penting : Silahkan berhenti sejenak , untuk membayangkan , bagaimana keadaanya jika semua itu terjadi ) .

Harus di akui , bahwa di negeri 1001 masalah itu ada sebagian rakyatnya yang memiliki masalah terkait dengan Ketidak cocokan antara Kelamin dengan Mental . Ada orang kelaminya lelaki tapi sukanya sama lelaki , padahal secara normal dia harusnya suka wanita . Begitu pula sebaliknya , ada orang berkelamin wanita tapi tidak suka sama lelaki , mereka sukanya sama wanita . ada manusia yang tidak suka dengan manusia , dia lebih suka sama hewan,sama dedemit dll. Ada juga yang nekat ganti kelamin dengan cara operasi kelamin . Walau tidak sebegitu banyak jumlahnya , tapi mereka juga punya hak sebagai warga negara untuk di lindungi dan di beri layanan sesuai dengan keadaan yang di alaminya .

Jauh sebelum kasus LGBT ini muncul di era modern , sebenarnya sudah ada sejak ribuan tahun yang lalu . Kita bisa ketahui lewat Kitab Suci sebuah agama terbesar di negeri 1001 masalah yaitu Islam . Dalam kitab tersebut di kisahkan . Bahwa ada seorang nabi yang di utus oleh Allah untuk menyadarkan kepada manusia yang telah menyimpang dari sifat kemanusiaanya , terutama dalam masalah seks. Nabi tersebut bernama Nabi Luth dan kaumnya Bernama Soddom . Akhir cerita , kaum tersebut tidak bisa di beri nasehat dan mereka nekat mempertahankan LGBT tadi , akhirnya turun sebuah bencana besar Negeri Mereka di Jungkir Balikan , dan tak satupun dari mereka itu selamat . Silahkan Baca Kisahnya Di Sini : Kisah Nabi Luth A.s .

Di saat ini nyaris tak mungkin untuk melarang LGBT dengan dalih takut kalau tertimpa Azab layaknya kaum nabi Luth, karena ada sebagian orang yang tidak setuju dengan adanya LGBT , dalam artian tidak semua orang melakukan SEKS MENYIMPANG . Tapi juga tidak boleh begitu saja , memperbolehkan prilaku menyimpang itu dapat legalitas , karena demi kelangsungan peradaban manusia , kita butuh generasi , untuk melahirkan generasi kita butuh hubungan seks yang normal .

Ada baiknya kita teliti dulu dengan seksama : Apakah LGBT itu sebuah penyakit yang perlu di obati , sebuah fenomena alam yang perlu di sikapi atau sekedar trend gaya hidup dari orang-orang berduit yang perlu di nasehati dan di luruskan .

Pakta membuktikan , di antara 1000 orang yang ada belum tentu ada satu orang yang mengalami kelainan seks ini . Untuk membuktikan survei ini kita tak perlu peralatan canggih-canggih amat, cukup kita lihat di lingkungan sekitar kita . Belum tentu satu kampung ada bencongnya atau lesbongnya . dan belum tentu ada yang kuat ekonominya sampai menyempatkan untuk operasi kelamin . ( FAKTA TAK USAH LEBAY ).

Selain dari jumlahnya yang minim , juga tidak sedikit bukti bahwa orang-orang yang punya kelainan  seperti ini bisa hidup normal, menikah dan berkeluarga walau ada sebagian yang masih terpontang-panting nasibnya ( perlu di pelajari , apa penyebabnya . bisa karena tak ada yang memberi nasehat dll) .

Ancaman mendasar yang paling menakutkan adalah jika LGBT ini di legalitaskan , tentu akan menambah masalah yang lebih besar lagi , padahal masalah yang normal saja masih belum kelar . Contoh pernikahan yang normal saja masih banyak masalah apalagi yang abnormal . Jadi perlu kehati-hatian sekali dalam menyikapi masalah ini . Perlu di teliti , ini penyakit apa bukan , jika penyakit menular apa tidak, dan lain sebagainya . Kita tak ingin kan negara ini jadi negara bencong dan lesbong .

Bukan maksud untuk mengucilkan kaum minoritas . Tapi demi masa depan orang banyak semua harus di atur agar sedemikian rupa , serta pertimbangan jangka panjang . Untuk itu pemerinta mungkin sudah waktunya mendirikan sebuah layanan terkait warga yang mengalami kelainan mental seperti ini . Di nasehati di arahkan , siapa tahu kedepan bisa hidup normal . ( Dasarnya , jika Allah mengutus nabi Luth untuk menyadarkan kaum Soddom , artinya Penyakit LGBT itu bisa di atasi )


Advertisement
Advertisement