Abu Na'as

Penemuan Obat Demam Berdarah Ampuh


Saat ini negeri 1001 masalah sedang mengalami musim hujan sekaligus banyak masyarakat yang terkena penyakit demam berdarah . Di negeri ini kalau musim hujan biasanya banyak musibah banjir di mana-mana , jangankan yang di pelosok desa , di ibu kota negara saja bisa terkena banjir . Itulah hebatnya Negeri ini , banyak orang pintar , ormasnya ribuan jumlahnya , partai puluhan jumlahnya . Tapi ... banjir rutinan tetap lancar jaya berjalan aman dan terkendali setiap musim hujan.

Masalah banjir akan kita ceritakan dalam kisah petualangan lainya ,sekarang kita bahas tentang di temukanya Obat Demam Berdarah baru-baru ini oleh Peneliti Gabungan Pakar kesehatan dari berbagai element baik dalam dan luar negeri .

Konon kabarnya obat ini bisa menghemat biaya pengobatan sampai seper sepuluh biaya yang sudah berjalan saat ini. Di samping itu , obat ini juga lebih cepat menyembuhkan di banding dengan obat sebelumnya di tambah lagi obat ini juga bisa untuk pencegahan .
Jika benar seperti itu adanya . Maka hal ini harus di syukuri dan mudah-mudahan obat tersebut di jual dengan harga terjangkau oleh ekonomi masyarakat negeri 1001 masalah . Masyarakat segera sembuh dan sehat seperti sedia kala.

Ngomongin soal penyakit demam berdarah sebenarnya bukanlah masalah baru , namanya nyamuk itu adanya tidak cuma sekarang , dari jaman dulu juga sudah ada . Berarti namanya sakit demam berdarah juga sudah ada dari dulu cuma mungkin belum ada namanya . Adapun cara pengobatanya tentu sudah ada , terbukti adanya resep resep kesehatan tradisional baik untuk pencegahan dan pengobatan .

Berikut ini ada sebuah kisah seorang yang pernah di klaim dokter terkena penyakit demam berdarah , tapi karena keterbatasan ekonomi , orang tadi tidak mau ke rumah sakit untuk di obati . Dia malah memilih pulang dan menggunakan cara tradisional .

Sesampai di rumah dia langsung beli kelapa hijau muda untuk di minum airnya , sehari hampir tiga buah , kemudian dia memperbanyak minum juss jambu merah , dan air putih . Setelah tiga hari dia sudah pulih kembali seperti sedia kala.

Itu contoh obat tradisional tentunya tidak bisa di buat standar umum. Berbeda dengan obat dari dokter yang sudah melalui berbagai riset seperti yang baru saja di temukan kali ini .

Tapi sayang saat ini obat ini belum bisa beredar ke masyarakat karena belum dapat izin edar dan produkai dari BPOM (badan pengawasan obat dan makanan ).

Advertisement
Advertisement