Abu Na'as

AIR MATA CEMBURU SEORANG MANTAN

Penyesalan itu datangnya belakangan , kalau di depan namanya perencanaan . berikut ini adalah kisah petualangan abunaas terkait dengan lika-liku pedih dan pilu yang di rasakan oleh seorang yang bernama mantan , entah itu mantan pacar,mantan karyawan,mantan bos atau mantan seorang presiden sekalipun .

Kalau tidak salah , belakangan ini negeri 1001 masalah di hebohkan dengan prilaku seorang mantan , entah itu manta apa . Tapi yang jelas dalam berita tersebut menceritakan kegiatan seorang mantan sedang membandingkan dirinya dengan penggantinya . Sang mantan terkesan ada cemburu sosial getu kenapa jasa-jasanya tidak begitu di tonjolkan malah cenderung di jatuhkan oleh hasil kerjanya sang pengganti . Maklum , setiap manusia pasti merasa risih lah kalau di getukan .

Sebut saja namanya BAMBANG , seorang pria yang memiliki postur ideal , tinggi besar dan gagah walau sedikit gendut tapi gendutnya proporsional . Banyak sekali prestasi yang sudah di raih oleh BAMBANG ini , mulai dari ketua RT sampai Ketua Hansip , bahkan dia juga sempat memimpin sebagai ketua RT selama dua periode , di samping itu dia juga sering mendapat gelar kehormatan dari berbagai lembaga pendidikan .

Tapi sayang di sayang , di akhir karirnya menjabat sebagai ketua RT , banyak Warga yang kurang menaruh simpati padanya , berbagai alasan bermunculan . Mulai dari membangun kroni,banyak korupsi serta lambatnya pembangunan dan lain sebagainya . Singkat kata Warga menganggap kerjanya hanya untuk pencitraan , karena antara lamanya waktu menjabat dan hasil kerjanya di anggap tidak seimbang .

Sejak saat itu Warga mendapat pilihan baru , namanya JOKO , tampangnya tak segagah BAMBANG , joko orangnya kurus,kecil, wajahe kampungan . tidak punya banyak gelar juga tak banyak prestasi, kerjanya juga sebagai tukang mebel . Tapi Warga menaruh simpati kepadanya , walau rakayt tahu , bahwa wajahnya tidak cocok banget kalau jadi ketua RT , tapi kinerjanya cepat , dan sikapnya yang meWarga . Tidak heran jika si joko di pilih untuk menjadi ketua RT sebagai pengganti bambang .

Awal pergantian sih sepertinya baik-baik saja, penuh hikmat dan penuh hormat . Tapi setelah berjalan 1,5 tahun ternyata ada sedikit gesekan . Entah siapa yang memulai , yang pasti tiada angin tiada hujan , Bambang , berkicau di akun sosial media , seakan-akan ingin mengatakan bahwa dirinya lebih baik dari pak RT yang sekarang , untuk membuktikan apa yang dia sampaikan , dia membawa foto dan data-data untuk barang bukti .

Di saat yang sama , Warga yang memang sudah tidak simpati , dengan cepat menanggapi pernyataan mantan RT tersebut . ada yang bilang , data bisa di buat , toh yang buat data kan orang-orang pada jamanya dia berkuasa. Foto dan video juga bisa di manipulasi, dengan cara ambil gambar-gambar yang baik-baik saja . Bahkan Warga juga membantah , review para pakarpun juga bisa di beli , jadi singkatnya Warga tidak percaya dengan hasil laporan tersebut .

Karena menurut Warga , bagus di laporan belum tentu bagus di kenyataan . Banyak jalan di lingkungan masih rusak, pemerataan harga yang tidak sama, banyak pengurus rt yang tidak berfungsi dan lain sebagainya . Warga merasa lebih tahu dari pada pak RT , alasanya karena Warga yang merasakan kebijakan pak RT , jadi yang harusnya menilai itu Warga tanpa perlu pak RT membuat pernyataan bahwa dia berprestasi .

Belum sempat menjawab sanggahan dari warga , tiba-tba JOKO selaku ketua RT baru mengadakan kunjungan ke pos kamling guna meninjau keadaan poskamling yang belum jadi karena tersendat oleh masalah korupsi pada jaman BAMBANG . Pos kamling itu kini terbengkelai , padahal sudah menghabiskan biaya banyak . Kondisinya memperhatinkan , di kelilingi alang-alang dan dindingnya sudah berlumut .

Mendengar kabar seperti itu , serentak warga langsung menyalahkan BAMBANG , sebagai mantan RT , dia anggap satu-satunya orang yang paling bertanggung jawab atas agenda pembangunan pos kamling tersebut , mulai dari soal jumlah anggaran , fungsi bangunan sampai bocornya anggaran ke tangan para koruptor .

Lengkap sudah penderitaan BAMBANG , 10 tahun dia menjadi RT , dirinya sudah merasa semaksimal mungkin untuk memberikan sesuatu yang terbaik untuk warganya . Rasanya sudah tidak mungkin lagi menarik simpati mereka lagi , bukan untuk mencalonkan diri sebagai pak RT , setidaknya jagalah perasanya , bagaimanapun dirinya juga pernah berjuang semampunya dan sebisanya , mbok iya jangan di lupakan . dan jangan mentang-mentang ada Pak RT baru yang cocok dengan hati warga .

Maksud hati ingin memberi masukan , jangan sampai terlena dengan keadaan .  Karena salah cara menyampaikan akhirnya salah paham . Maksud hati ingin memberi pemeblajaran , bahwa segala sesuatu ada prosesnya jangan lupa sejarah agar kita bisa mengambil hikmah di balik sejarah yang ada . Karena warga terlanjur tidak simpati , apapun yang di lakukan di anggap pencitraan . ( SERBA SALAH ,KASIHAN )

TAMAT .
Advertisement
Advertisement