Selasa, 13 Juni 2017

WONG MLARAT DI LARANG SAMBAT

Gak heran kalau Abu Na'as itu sudah terkenal ke pelosok negeri 1001 masalah , dia itu orang yang miskin sandang pangan papan .
Jangankan punya rumah dan tanah pribadi atau setidaknya kontrakan satu kamar, tidur di kolong jembatan saja dia tidak punya tempat , saat ini kolong jembatan yang nempati pada antri.
kata lucu orang miskin dan mlarat

Pekerjaan juga tidak punya , mimpi jadi pegawai negeri tentara atau polisi saja rasanya tidak berhak, buruh pabrik kuli bangunan pemulung sekalipun tidak ada kesempatan, bahkan jadi pengemis saja harus rebutan rute sama lainya.
Ada sih program bantuan rakyat miskin dari pemerintah , tapi sekali lagi Abu Na'as tidak memuhi syarat. Ya bagaimana mau memenuhi syarat ,kalau hidupnya tidak punya alamat.
Berusaha sabar terus jalani hidup, makan seadanya, tidur seadanya , parah lagi baju juga seadanya, bukan gila cuma sadar diri saja , di negeri 1001 masalah ini Orang Mlarat Tidak Boleh Sambat ,karena sambat di sini mahal harganya .
1. Orang harus punya alamat dan Abu Na'as tidak punya alamat . Rumah tanah tidak ada kolong jembatan dan trotoar emperan toko tidak masuk badan statistik negara.
2. Orangnya harus sehat dan tidak gila, sementara di negeri 1001 masalah standar orang itu waras atau gila kan dari hartanya , asal dia kaya walau berbuat gila seklipun tidak apa apa.
Tidak ada jalan lain , bunuh diri juga di anggap kriminal ,bertahan hidup juga makan perasaan , ibadah malah di tuduh cari pesugihan , luntang lantung di anggap orang hutan yang harus di singkirkan ,bikin rusak pemandangan . Sérba susah, serba salah. Dari pada ikutan sedih ya sudah tutup saja kisah ini , hiks.....

 
TOP