Header Ads

jasa pembuatan blog

POLITIK KEKUASAAN VS KEMANUSIAAN

Selamat malam petualang negeri 1001 masalah , sebentar lagi kita akan menghadapi tahun politik nasional , di mana hampir seluruh elemen masyarakat di negeri 1001 akan terlibat di dalamnya , entah sedikit entah banyak.

Bagaimanapun keadaanya mudah-mudahan bangsa kita tetap aman nyaman dan damai dan tetap yakin bahwa 1001 masalah yang ada akan terselesaikan dengan baik baik tanpa ada kendala apapun, hingga akhirnya tercapai cita-cita bangsa ini . Amin....

Seperti biasa abu naas berjalan keliling kampung dan seperti biasa juga,kalau gak cari perhatian cewek dengan harapan bisa menjalin cinta ,ya cari utangan untuk gali lobang tutup lobang, maklum... di negeri ini hanya rentenir berkedok koperasi yang punya masa depan cerah selebihnya hanya suram 😀😀😀😀😀 .

Saat abu naas jalan dia ketemu sama orang yang dengan percaya diri mengkritik kebijakan pemerintahan yang sah , mulai dari harga garam sampai celana dalam tak luput dari kritikanya. Kalau di tulis kurang lebih sebagai berikut :
"Saudara saudara ,kita harus bangkit dari keterpurukan ini ,jangan pilih pemimpin yang bisanya hanya naikan harga listrik,bbm pajak dan lain lain, kalau terus begini jangankan untuk beli garam yang lagi langka , beli celana dalam saja belum tentu bisa ,untuk itu pilihlah pemimpin yang bisa menurunkan harga dan bisa membuat rakyat sejahtera , contohnya saya " .

Dengar orasi seperti itu ,abu naas duduk sambil minum kopi ,sambil berfikir ini pidato bikin gemes saja , masa cuma kritik doang tanpa memberi solusi , tapi tak apalah lumayan bisa buat pertimbangan bagi yang merintah sekarang ,setidaknya bisa buat inspirasi bagaimana membuat kebijakan yang efek negatifnya tidak terlalu frontal walaupun dalam kondisi benar.

Habis kopi habis rokok sebatang ,hutang 😀😀😀😀😀.

Abu Naas Berjalan lagi , dan ketemu seorang tokoh yang sedang memberi penerangan kepada tokoh masyarakat juga .

"Saudara-saudara , kalau bangsa ini pingin maju dan sejahtera makmur dan aman santosa maka kita harus bersama-sama berjuang dan berkorban kerja keras siang dan malam ,dari rakyat tertinggi sampai rakyay palinh bawah ,dari ujung ibu kota sampai ujung perbatasan negara,kita harus menggunakan sumber pendanaan ini semaksimal mungkin untuk kepentingan nasional ,agar jalan bagus dan perputaran ekonomi lancar,sekolah sekolah kita bangub agar tidak ada lagi kebodohan dan lain sebagainya."

Ngopi lagi... Abu Naas dengar pidato tokoh tadi sambil manggut manggut , dia berkata masuk akal juga ya ,hmmmm sepertinya solusi yg bisa di pahami tapo apa bisa di jalani.

Belum selesai merenung ,  mendadak ada kucing nyenggol kopinya ,abu kaget ,dan tersadar .Ah ini kan cuma cerita fiktif kenapa serius amat 😀😀😉😉😉😉😀

Advertisement
Advertisement