Header Ads

jasa pembuatan blog

LEGENDA NEGERI HOLA HOLO

Pagi sekali Abu Na'as bangun , seperti biasa , rokok kopi dan hp , buka sosial media baca status tak ada yang menarik cuma seputar curhat lebay dan sindir sindiran .

Ngerasa kurang nyaman langsung meluncur ke situs media berita nasional, isinya juga sama , tentang pejabat yang ketangkap polisi gara gara korupsi, tentang politisi yang rebutan kekuasaan , ada yang agak panas tentang mahasiswi yang buat video mesum. Sudah getu saja  beritanya , terus di panjang panjangin di detail deatilin biar tanpak wah dan makin jelas.

Kurang puas akhirnya tengok media berita global , baca berita tentang gontok gontokan negara sebelah seputar nuklir, satunya lagi tentang pemberontakan, satunya lagi tentang kemerdekaan, satunya lagi tentang kemanusiaan.

Puas selancar baca berita , walau modal pulsa tak seberapa , abu naas menengadah ke atas , tiba-tiba ada teman datang menyapa . Dengan nada sedikit tinggi dia berkata. NGOPI DISIK BEN GAK EDAN...., abu keperanjat sambil senyum sadar barusan dia melamun.

Di tengah lamunanya dia membayangkan adanya sebuah negeri yang belum lama merdeka. Jatuh bangun mempertahankan kemerdekaan , jutaan nyawa harta dan benda telah di korbankan .Berat nian nasib negeri ini.

Tokohnya ribut soal kekuasaan seperti anak kecil berebut mainan, pejabatnya banyak yang korupsi menyalah gunakan kekuasaan menumpuk kekayaan, rakyatnya pada pamer kekayaan , tua muda miskin kaya ngerasa orang teraniaya sekaligus ngerasa jadi raja semua.

Di sisi lain , negara sebelah memanfaatkan situasi untuk kepentingan mereka sendiri . Perang taktik dan politik di biarkan seperti di dukung agar terus seperti itu , kebodohan masyarakat di desain sedemikian rupa agar tetap bodoh dan tergantung pada negara lainya .

Jumlah jiwanya ratusan juta , di buat porak poranda , negeri yang subur makmur kaya raya . Tak ada satupun rakyatnya yang bisa membuat mobil, mesin pertanian dan lain sebagainya . Bisa merakit ulang saja sudah bagus.

Seluruh peluang yang setrategis di caplok habis negara lain . Luar tanpak merdeka tapi dalamnya Rapuh.

Di depan seperti demokrasi padahal produk pikiran luar negeri yg di desain untuk jajah negeri sendiri. Mental dan moral generasinya di rusak dengan narkoba, film porno, dan tradisi tradisi aneh yang sudah pasti kesan di paksakanya tanpak nyata.

Tak segan merasa bangga di depan saudara teman dekat , tak paham arti kerja sama, selama itu di anggap kurang kren, gaul menurut standar pribadinya, ogah bersimpati .Padahal semua juga tahu kalau pemikiran itu juga muncul dari pengaruh tv, dan internet yang sudah pasti hanya sepotong potong saja.

Negeri hola holo....
Memang di rancang untuk bodoh
Tunduk patuh jadi konsumen,
Sapi perah negara maju,
Di kasih film blue sudah guyu,
Di kasih gelar negara hebat sudah puas.
Lupa kalau nyatanya apa apa masih belum bisa mandiri.

Kisah ini masih berjalan di generasi 72 tahun setelah kemerdekaan . Entah sampai kapan negeri hola holo ini kuat bertahan di tengah kemajuan jaman . Jika hal ini di biarkan tentu sangat berbahaya.

Generasi tua kehabisan tenaga capek perang berebut kuasa. Generasi muda di bodohi dengan kesenangan semu , karena masih punya warisan orang tua. Sementara posisi setrategis sudah di bagi bagi sama negara negara maju kuat dan cepat memahami keadaan.

Di negeri hola holo , jangankan jadi direktur perusahaan , bisa laku jualan kopi  saja sudah untung , yang penting gak kelihat nganggur. Serba susah .

Ngerasa capek ngelamun , abu naas ketiduran 😀😀😀😀😀😆

Advertisement
Advertisement