Header Ads

jasa pembuatan blog

Latihan nabrak tiang listrik sebelum nabrak hukum

Terlepas sandiwara atau bukan , kecelakaan tunggal yang di alami oleh ketua dewan terhormat patut di apresiasi.

Sebagai wong cilik yang hidup di negeri bekas jajahan kompeni selama 350 tahun,harus bersabar. Kalau perlu pura pura tak tahu dengan apa yang terjadi dengan negeri 1001 masalah.

Tak perlu pejabat atau perangkat terlibat yang mengkritik,terkadang orang dekat yang sedikit mapan ekonominya saja, membahas hal seperti ini di anggap sok pintar,buang waktu dan tidak ada gunanya , parahnya lagi mereka berkata lebih baik mabuk atau judi dan main perempuan. "Intermezo"

Beberapa hari ini ada kejadian yang membuat heboh negeri 1001 masalah , "KETUA DEWAN PERWAKILAN RAKYAT" kecelakaan nabrak tiang listrik, setelah sebelumnya akan di jemput paksa oleh kpk gara gara jadi tersangka korupsi.

Entah bagaimana ceritanya mari kita ambil hikmahnya , sambil menunggu proses hukum yang berjalan,kita ambil pelajaran.

Anggap saja ini kejadian serius tanpa ada rekayasa, walau sulit di terima , ada mobil fortuner harga ratusan juta, dengan kecepatan 70 km/jam ,gara gara nabrak tiang listrik bisa jatuhkan korban sampai tak sadarkan diri berhari hari . Kasihan pabrik mobilnya dan tiang listriknya. Pasti di anggap angker dan mobilnya kurang aman.

Sebagai ketua DPR sudah sepantasnya beliau punya rasa tanggung jawab yang besar,bagaimana menjaga dan mendidik rakyatnya. Dalam kejadian ini ,mungkin beliau ingin menyampaikan pesan agar rakyat negeri 1001 masalah untuk berhati hati dalam menjalani kehidupan jangan sampai menbarak hukum .

Karena resiko menabrak hukum itu lebih besar dari resiko nabrak tiang listrik. Kebetulan bapak yang terhormat ini lagi ada masalah dengan hukum terkait kasus korupsi , mungkin saja dalam hatinya berkata "Dari pada aku bertabrakan dengan hukum mending nabrak tiang listrik"

Nabrak hukum rusak karir dan kehormatanya, tidak cuma dianya saja ,tapi anak cucunya kelak di samping juga bisa habis semua hartanya karena di sita, istri dan anaknya juga bisa berantakan karena tak tahan tekanan.

Nabrak tiang listrik paling rusak mobil dan masih bisa di dandani, biarpun benjol sebesar bakpao masih bisa di obati, kalaupun masuk rumah sakit masih ada keluarga dan sodara yang datangi, dan ada suster cantik yang melayani.

Mungkin itu maksud bapak ini lebih memilih nabrak tiang listrik dari pada ketahuan menabrak hukum, dia takut rusaknya citra hilangnya harta tahta wanita dan hidup dalam penjara.

Selalu ada cerita gokil di negeri ini , tetap berdoa semoga jaya selamanya.

Advertisement
Advertisement