Header Ads

jasa pembuatan blog

HEBAT Ancaman AS Tak Berpengaruh, PBB Tolak Pengakuan Yerusalem

Seperti yang di prediksi sebelumnya , ancaman amerika taj akan punya arti apapun untuk masalah ini , karena dunia sudah tahu bahwa konflik israel palestina hanya untuk kepentingan amerika semata , bantuan yang di tawarka tak sebanding dengan darah yang di tumpahkan. Saat ini amerika mengadu domba israel palestina , arab dan iran , korut dan korsel , bisa juga indonesia dengan malaysia, hanya untuk panggung pencitraan biar di sangka pahlawan dan polisi dunia yang menjaga perdamaian dan kemanusiaan .Selangkapanya di sini AMERIKA PANIK ANCAM NEGARA YANG MELAWAN AS DI MAJELIS UMUM
Setelah sebelumnya :Keputusan Trump Di Tolak Veto Bertindak Amerika Panik 
Kemudian :AMERIKA PANIK ANCAM NEGARA YANG MELAWAN AS DI MAJELIS UMUM


NEW YORK - Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memilih untuk menolak deklarasi kontroversial Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, yang mengakui Yerusalem Ibu Kota Israel. Sebelumnya, Trump sempat mengancam akan memotong bantuan bagi negara anggota PBB yang menolak pengakuan Yerusalem.
Hasil voting Majelis Umum PBB menunjukkan hasil 128 menolak berbanding 9 suara mendukung pengakuan terhadap Yerusalem. Sementara 35 negara abstain. Dengan hasil ini, pengakuan Trump terhadap Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel batal dan tidak berlaku lagi seperti dikutip dari USA Today, Jumat (22/12/2017). 
Resolusi ini, yang disusun oleh Mesir, mendesak negara-negara untuk mendukung resolusi PBB tahun 1967 ketika Israel merebut Yerusalem Timur dari Yordania, yang menyerukan agar status Yerusalem diputuskan melalui perundingan antara Israel dan Palestina.
Israel mengatakan bahwa Yerusalem yang bersatu akan tetap menjadi ibukotanya, sementara orang-orang Palestina menginginkannya untuk menyerahkan Yerusalem Timur sebagai Ibu Kota negara Palestina yang merdeka di masa depan. Hanya segelintir negara yang mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel, sementara kebanyakan lainnya mempertahankan kedutaannya di Tel Aviv.
Resolusi tersebut mengatakan bahwa setiap keputusan dan tindakan yang dimaksudkan untuk mengubah, karakter, status atau komposisi demografis Kota Suci Yerusalem tidak memiliki efek hukum, tidak sah dan tidak berlaku lagi dan harus dibatalkan sesuai dengan resolusi Dewan Keamanan yang relevan.
Trump pada Rabu lalu memperingatkan bahwa pemungutan suara tersebut dapat berdampak pada miliaran dolar bantuan AS.

"Biarkan mereka memilih melawan kita, kita akan menghemat banyak uang," kata Trump. 
"Kami tidak peduli. Ini tidak seperti dulu tempat mereka bisa memilih melawan Anda dan kemudian Anda membayar mereka ratusan juta dolar dan tidak ada yang tahu apa yang mereka lakukan," imbuhnya.
"Orang Amerika lelah mendapat keuntungan dari PBB dan kami tidak akan dimanfaatkan lagi," kata Trump.
Sumber : Ancaman AS Tak Berpengaruh, PBB Tolak Pengakuan Yerusalem
Catatan :
Adapun negara yang ikut bergabung bersama AS menentang mosi menolak pengakuan AS terhadap Yerusalem adalah Guatemala, Honduras, Israel, Kepulauan Marshall, Mikronesia, Nauru, Palau dan Togo.
Di antara negara-negara yang abstain adalah Argentina, Australia, Kanada, Kroasia, Republik Ceko, Hungaria, Latvia, MeksiDi antara negara-negara yang abstain adalahko, Filipina, Polandia, Rumania dan Rwanda.
Menjelang sidang darurat PBB tersebut, Duta Besar AS Nikki Haley sempat memberi peringatan bahwa Amerika akan mengingat apa yang terjadi saat voting. Dia juga menegaskan bahwa AS akan tetap menempatkan duta besarnya di Yerusalem.

"Amerika akan menempatkan kedutaan kami di Yerusalem," kata Haley dalam membela langkah AS, yang melanggar konsensus internasional dan tidak memperdulikan demonstrasi di seluruh negara Muslim.

Haley juga menegaskan tidak tidak ada suara di PBB yang akan membuat perbedaan. Namun menurutnya, voting tersebut akan membuat perbedaan bagaimana orang Amerika memandang PBB, dan bagaimana AS memandang negara-negara yang tidak menghormati AS di PBB.

"Ketika kami memberikan kontribusi yang besar kepada PBB, kami juga memiliki harapan yang sah bahwa goodwill kami diakui dan dihormati," tegasnya.

Sumber :Tentang Ancaman Trump, PBB Tolak Keputusan AS Terkait Yerusalem
Advertisement
Advertisement